Kecelakaan di Nglipar Makan Korban, Layanan Puskesmas Jadi Sorotan

 

Puskesmas Nglipar I (fto; doc.)



Gunungkidul || kilasnusantara7.com – Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor di Jalan Nglipar-Wonosari, tepatnya depan toko Siloria Kwarasan Tengah, Kedungkeris, Nglipar, Gunungkidul pada Senin sore (12/1/2026) menyisakan cerita pilu. Selain mengakibatkan tiga orang terluka, peristiwa ini mengungkap lemahnya kesiapsiagaan layanan darurat di Puskesmas Nglipar I. 

Kronologi Kecelakaan
Menurut laporan Polsek Nglipar, kecelakaan terjadi pukul 15.20 WIB di Dusun Kwarasan Tengah, Kedungkeris. Kecelakaan bermula saat motor Honda Beat yang dikendarai S (46) bersama SS (44) hendak berbelok ke sebuah toko. Di saat bersamaan, motor Yamaha Jupiter yang dikendarai pelajar berinisial EZP (14) menabrak dari belakang karena jarak yang terlalu dekat.

Evakuasi Mandiri dan Kendala di Puskesmas
Ketiga korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan oleh warga ke Puskesmas Nglipar 1 menggunakan mobil pick-up. Namun, setibanya di fasilitas kesehatan tersebut, warga justru menghadapi situasi yang memprihatinkan.

Keterbatasan fasilitas IGD yang hanya memiliki dua tempat tidur membuat korban EZP (14) terpaksa harus tetap dibaringkan di atas bak mobil pick-up sembari menunggu giliran penanganan. Kondisi semakin sulit ketika pihak perawat menyatakan ketiga korban harus dirujuk ke RSUD Wonosari karena luka yang diderita, terutama SS yang mengalami luka di bagian kepala.

Ambulans "Nganggur" Tanpa Sopir
Mirisnya, meski mobil ambulans terparkir di halaman puskesmas, proses rujukan terkendala karena tidak adanya sopir di tempat. Alih-alih mengusahakan bantuan, petugas medis yang berjaga dilaporkan justru menyarankan keluarga untuk mencari kendaraan sendiri atau menggunakan mobil pribadi untuk membawa korban ke RSUD.

"Sangat disayangkan, ambulans ada tapi sopirnya tidak ada. Perawat malah bilang daripada lama mencari sopir, lebih baik pakai mobil keluarga saja," ujar salah satu kerabat korban dengan nada kecewa.

Akhirnya, dengan kondisi seadanya, ketiga korban dievakuasi secara mandiri menggunakan mobil pribadi menuju RSUD Wonosari demi mendapatkan perawatan intensif yang lebih cepat.

Tanggapan Pihak Terkait
 Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Puskesmas Nglipar 1 maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.

Peristiwa ini memicu reaksi keras dari masyarakat setempat yang menuntut perbaikan SDM dan sistem pelayanan gawat darurat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

(Redaksi/Zull)

Post a Comment

أحدث أقدم