Kunjungan Wisata Pantai Gunungkidul Meningkat, Keamanan Wisatawan Diprioritaskan





GUNUNGKIDUL || kilasnusantara7.com – Memasuki awal tahun 2026, suasana liburan di kawasan pesisir Gunungkidul mulai menggeliat. Panewu Girisubo, Haryanto, S.E., turun langsung meninjau kondisi keamanan dan potensi wisata di beberapa titik pantai, termasuk Pantai Sadeng dan Pantai Jungwok.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pengunjung sekaligus mempromosikan destinasi pantai alami yang belum terekspos luas oleh publik.

Keamanan Pengunjung Jadi Prioritas di Musim Baratan

Di Pantai Sadeng, tim SAR yang beranggotakan delapan personel nampak bersiaga penuh. Keberadaan tim SAR yang standby memberikan rasa aman bagi wisatawan, terutama mengingat saat ini sedang memasuki "Musim Baratan" (musim angin kencang).


"Saat ini musim baratan, artinya angin kencang dan para nelayan sementara tidak melaut demi keselamatan," ujar Haryanto, S.E. saat ditemui awak media di lokasi.


Masih Ada 10 Potensi Pantai yang Belum Terekspos

Haryanto S.E selaku Panewu GiriSubo mengungkapkan bahwa wilayahnya memiliki kekayaan alam luar biasa. Dari sekitar 13 pantai di wilayah tersebut, baru tiga yang populer: Pantai Jungwok, Sadeng, dan Wediombo.


"Masih ada banyak pantai yang belum terekspos. Kami berharap pelancong dan masyarakat lebih mengenal pantai-pantai tersebut karena kondisinya masih sangat alami dan bersih," tambahnya. Secara administratif, Pantai Sadeng masuk dalam wilayah Kalurahan Pucung dan Songbanyu.


Komunitas Motor Kagum dengan Keindahan Alam

Keindahan pantai di Gunungkidul menarik perhatian berbagai komunitas, salah satunya adalah komunitas Scorpion Motor. Kelompok yang terdiri dari 15 motor ini datang dari berbagai daerah seperti Jakarta dan Yogyakarta.


Joko Pujiyono, selaku Ketua Scorpion Motor, mengaku takjub meski ini merupakan kunjungan pertamanya. "Kami datang dengan 5 orang dari Jakarta dan rekan-rekan lainnya dari Jogja. Baru pertama kali ke sini dan kami merasa takjub dengan keindahan pantainya," ungkap Joko.


Pantai Jungwok Sepi Perayaan, Ekonomi UMKM Tetap Menggeliat

Setelah dari Sadeng, pemantauan berlanjut ke Pantai Jungwok. Di lokasi ini, terdapat lima personel SAR yang dipimpin oleh Bapak Antok selaku Korlap SAR Pantai Jungwok.


Antok mencatat adanya perbedaan suasana dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Pengunjung tidak terlalu banyak. Biasanya malam tahun baru penuh yang camping, tapi kali ini tergolong sepi, mungkin karena tidak ada kegiatan hiburan dan pesta kembang api," jelasnya.


Meski perayaan malam tahun baru relatif tenang, volume pengunjung pada siang hari tetap lebih ramai dibandingkan hari biasa. Panewu Haryanto S.E, berharap momentum liburan ini mampu menggerakkan roda ekonomi lokal.


"Semoga dengan ramainya pengunjung yang datang, pendapatan pedagang di kawasan pantai serta pelaku UMKM dapat meningkat," tutupnya.



(Redaksi/Dd).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama