Yogyakarta,kilasnusantara7.com – Maraknya penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial menjadi tantangan serius di era digital. Menyikapi kondisi tersebut, Komunitas Jogja Menyapa menggelar kegiatan edukasi literasi digital bertajuk "Peran Media Sosial dalam Menanggulangi Penyebaran Hoaks serta Edukasi Penggunaan Media Sosial Secara Bijak" pada Senin (20/7/2026).
Kegiatan yang diikuti puluhan anggota komunitas tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam menerima, menyaring, dan membagikan informasi di ruang digital. Selain menjadi forum diskusi, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai dampak negatif penyebaran hoaks yang berpotensi memicu keresahan, perpecahan, hingga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ketua Komunitas Jogja Menyapa, Tomy Samudra, mengatakan bahwa media sosial telah menjadi salah satu sumber informasi utama bagi masyarakat. Karena itu, setiap pengguna memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain.
"Media sosial memberikan manfaat yang luar biasa apabila digunakan secara bijak. Namun sebaliknya, informasi yang tidak benar atau hoaks dapat dengan cepat menimbulkan kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu9, setiap pengguna media sosial harus lebih teliti sebelum membagikan suatu informasi," ujar Tomy.
Menurutnya, budaya "Saring Sebelum Sharing" perlu terus ditanamkan kepada masyarakat. Pengguna media sosial diimbau untuk selalu memeriksa kredibilitas sumber informasi, melakukan verifikasi terhadap isi berita, serta menghindari penyebaran konten yang bersifat provokatif, menyesatkan, maupun mengandung ujaran kebencian.
Melalui kegiatan tersebut, Komunitas Jogja Menyapa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif. Penyebaran informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan situasi yang kondusif, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Komunitas Jogja Menyapa berharap edukasi literasi digital dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, upaya menangkal penyebaran hoaks dapat dilakukan secara bersama demi menjaga keharmonisan sosial di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Redaksi/ Zull.

إرسال تعليق